BERSAMA PEMANGKU KEPENTINGAN, UPAYA BERSAMA CEGAH KARHUTLA


Foto : BPBD, Bersama Muspika 


Sintang Kalbar - Akibat Kebakaran Hutan Dan Lahan hingga terjadinya Bencana Asap Pekat yang berdampak pada timbulnya berbagai Penyakit di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah  menggelar sosialisasi tentang bagaimana mengatasi dan Pencegahan Kebakaran Hutan Dan Lahan diwilayah Kecamatan Sepauk pada 24 agustus 2026.

Pada Sosialisasi tersebut Pemkab Sintang mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan Dan Lahan ( Karhutla ) ditengah musim kemarau yang diperkirakan masih panjang.

Himbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pencegahan karhutla yang melibatkan badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur Muspika Kecamatan (Camat, Polsek, Koramil), kepala desa yang berada di sekitar Perkebunan, Pelaku Usaha diantaranya  PT Kencana Alam Permai, PT dharma Persada Sejahtera, PT Prima Sawit Andalan yang dilaksanakan  dikantor PT Dharma Persada Sejahtera desa Sekubang Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang 



Dalam kesempatan tersebut para pemangku kepentingan mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama untuk mencegah terjadinya Kebakatan Hutan dan Lahan terutama selama Musim Kemarau yanh diperkirakan masih panjang saat ini.

Dalam sambutannya Kepala BPBD Kabupaten Sintang Rusmidar S,Sos menyampaikan bahwa bupati sintang telah mengeluarkan SK NOMOR 400.9.10/464/KEP-BPBD/2026 tentang penetapan Status tentang tanggap Darurat Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan dikabupaten Sintang tahun 2026 dengan demikian masyarakat dihimbau untuk tidak membakar ladang, ajak Rusmidar S.Sos.

Kepala desa Bernayau Natalis Mumin menyampaikan bahwa dengan diterbitkannya SK Bupati Sintang tersebut pihak desa akan terus menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta bersama sama menjaga wilayah daribpotensi karhutla, kata Natalis Mumin.

Ditempat yang sama Danramil Sepauk dan Tempunak serta perwakilan Kapolsek Sepauk dan Tempunak secara bersama sepakat sangat mendukung Sosialaisasi Karhutla dan menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, Pihaknya menekankan sangat pentingnya sinergi antara Pemerintah Aparat, Masyarakat dan seluruh Pemangku kepentingan dalam mencegah terjadinya karhutla tentunya melalui peningkatan kewaspadaan dan kesiap siagaan ditingkat desa.


Disamping itu kepala BPBD Kabupaten Sintang dan kepala desa Bernayau turut mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla diwilayah sekitar.

Dalam kegiatan tersebut sejumlah sarana prasarana Penanganan karhutla seperti Kep Sprayer dan Masker turut didistribusikan kepada masyarakat Desa disekitar wilayah Operasional Perusahaan sebagai  bagian dari upaya memperkuat kesiap siagaan ditingkat Desa.

Sintang 24 Agustus 2026

//red, hum.

Post a Comment

أحدث أقدم