Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg Di Sintang Tak Perlu Panggil Agen, Tindak Mafianya


Foto : Ketua DPC PWRI Sintang


Sintang Kalbar - Viralnya berita tentang pemanggilan Sejumlah Agen LPG oleh Bupati Sintang baru baru ini mendapat tanggapan serius dari para warga masyarakat kabupaten Sintang, Pemanggilan tersebut sangat didukung oleh warga masyarakat  Kabupaten Sintang,  dan tampak di media sosial Bapak Bupati Sintang Geram terkait kelangkaan dan harga LPG subsidi 3 kg yang begitu mahal.

Erikson Ketua DPC PWRI Sintang menggapi, "Warga masyarakat Kabupaten Sintang juga berharap pemanggilan Big Bos Agen LPG tersebut jagan hanya sekedar memanggil dan bapak Bupati Sintang harus sigap dan segera bertindak mengatasi kelangkaan LPG 3 Kg subsidi Dikabupaten Sintang.

Erikson menjelaskan, "Ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam mengindetifikasi penyebab kelangkaan Gas LPG 3kg subsidi di Kabupaten Sintang salah satunya lakukan pemeriksaan terhadap distribusinya, siapa siapa masyarakat yang layak mendapatkan Gas LPG 3 kg, kenapa? Sebab dari pengamatan kita dilapangan ada dugaan bahwa pengusaha pengusaha besar juga menggunakan Gas LPG 3 kg subsidi, bayangkan 1 pengusaha menggunakan 5 tabung per hari kan bisa di kalkulasikan, kata Erikson.

Maka disitulah fungsi Pengawasan dan penegakan hukum itu berjalan, tetapi selama ini hal itu jarang dan bahkan penindakan tersebut seolah tidak pernah terjadi, sehingga faktanya gas LPG 3kg sulit didapatkan , dan jelas jelas itu milik rakyat miskin yang disubsidi oleh Pemerintah, jadi jagan hanya Big Bos Agennya di panggil lakukan penindakan oknum Mafianya cabut ijinnya", tegas Erik.

Maka kita berharap Pemerintah Kabupaten Sintang harus bertindak tegas, tidak perlu memanggil para pengusaha atau Agen agennya, yang perlu lakukan penindakan action itu yang rakyat butuhkan, ada Kepolisian, Kejaksaan Disperindagkop Sintang, Selama ini apakah hanya sebagai penonton?, sementara Rakyat kecil di pedalaman menjerit jerit LPG 3 kg langka dan mahal",  sindir Erik.
17/1/2026

// red. Paris

Post a Comment

أحدث أقدم