Pemilik SPBU Nomor 63 785001 Diduga Jadi Pelaku Mafia BBM Subsidi, Polda Kalbar Diminta Lakukan Proses Hukum



Sanggau Kalbar - Pemilik SPBU Nomor 63 785001 terletak Kebadu Kecamatan  Balai Batang3 Tarang Kabupaten Sanggau diduga jadi Sarang Mafia BBM Bersubsidi yang terkesan Kebal Hukum sebab dalam pantauan Para awak Media menemukan Deretan sejumlah Truk Mengantri BBM diduga beroperasi Secara Illegal.

Tampak Amtrian BBM Menggunakan Baby Tank Drum menjadi favorit oleh para pengantri yang turut bekerja sama Bermain dengan pihak manajemen SPBU  Nomor 63 785001 bahkan harga Bbm subsidi jenis Solar tersebut terdapat bukti kwitansi  transaksi pembelian Bbm diatas harga Het sebesar Rp 13.500 rupiah perliter  bahkan kuat dugaan Pihak SPBU Nomor 63 785001 berencana akan menaikkan harga het Rp 14 Ribu Rupiah Per liternya.






Dari informas Masyarakat "HD" mengatakan kegiatan Antri menggunakan Tangki Siluman jenis Baby Tank drum hampir setiap hari beraktivitas, kejadian tersebut menjadi sorotan bagi publik dan berasumsi para pelaku mafia BBM  bersubaidi di SPBU  Nomor 63 785001 diduga dibekingi oleh Aparat Penegak Hukum hingga bebas beroperasi, ungkap HD.

HD menambahkan Ditengah Sulitnya masyarakat mendapatkan BBM bersubsidi namun masih saja terjadi dugaan  penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh para oknum Mafia BBM dan petugas SPBU Nomor 63 785001 dan Meminta Aparat Penegak Hukum Polda Kalbar untuk menagkap Para Pelaku Mafia BBM di SPBU Nomor 63 785001, pinta HD. 21/8/2026

Konon dari hasil penelusuran sebahagian BBM Subsidi tersebut diduga ditimbun  di area Tayan Hilir oleh oknum "AG" berkisar 2 ton.

// red. paris,tim.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama